BTC$81,192.04▲ 5.97%
ETH$2,638.92▲ 7.53%
BNB$764.97▲ 4.26%
XRP$1.4101▲ 8.58%
SOL$113.92▲ 12.55%
TRX$0.3385▲ 0.95%
HYPE$92.39▲ 10.41%
ZEC$1,483.20▼ 1.19%
DOGE$0.0880▲ 7.35%
XMR$561.01▲ 9.83%
SUI$0.8098▲ 10.24%
BTC$81,192.04▲ 5.97%
ETH$2,638.92▲ 7.53%
BNB$764.97▲ 4.26%
XRP$1.4101▲ 8.58%
SOL$113.92▲ 12.55%
TRX$0.3385▲ 0.95%
HYPE$92.39▲ 10.41%
ZEC$1,483.20▼ 1.19%
DOGE$0.0880▲ 7.35%
XMR$561.01▲ 9.83%
SUI$0.8098▲ 10.24%

Lummis: “Jika CLARITY Act Terlewat, Peluang Berikutnya Mungkin Baru Ada pada 2030”

Lummis: “Jika CLARITY Act Terlewat, Peluang Berikutnya Mungkin Baru Ada pada 2030”

Senator Republik AS Cynthia Lummis memperingatkan bahwa jika CLARITY Act tidak disahkan dalam Kongres saat ini, peluang realistis untuk kembali mendorong rancangan undang-undang struktur pasar aset digital mungkin baru muncul pada 2030.

Berbicara dalam sidang pleno Senat pada 30 Juli, Lummis mengatakan, “Jika kita gagal kali ini, kita tidak akan kembali tahun depan atau tahun setelahnya,” seraya menambahkan bahwa peluang realistis berikutnya untuk mendorong undang-undang struktur pasar mungkin paling cepat baru ada pada 2030.

Ia berpendapat bahwa selama pembahasan rancangan undang-undang tersebut terhambat, perusahaan-perusahaan AS dapat pindah ke luar negeri, sementara investasi, lapangan kerja, dan penerimaan pajak dapat direbut oleh negara-negara lain yang bergerak lebih cepat.

Senat AS dijadwalkan mengadakan pemungutan suara cloture pada 15 September pukul 14.15 waktu setempat untuk melanjutkan pembahasan H.R.3633, Digital Asset Market Clarity Act. Berdasarkan aturan Senat, cloture untuk rancangan undang-undang biasa memerlukan tiga perlima dari seluruh senator, biasanya 60 suara.

Sumber

  • U.S. Congressional Record — Senate Proceedings, July 30, 2026 — 2026-07-30 — Congressional Record PDFU.S. Senate Democratic Caucus — Schedule for Pro Forma Sessions and Monday September 14, 2026 — 2026-08-
  • 08 — Senate schedule
Scroll to Top