BTC$81,118.64▲ 6.02%
ETH$2,633.41▲ 7.45%
BNB$763.78▲ 4.05%
XRP$1.4013▲ 8.19%
SOL$113.34▲ 12.01%
TRX$0.3385▲ 1.02%
HYPE$91.38▲ 10.11%
ZEC$1,489.18▲ 1.38%
DOGE$0.0881▲ 7.92%
XMR$572.85▲ 11.44%
SUI$0.8167▲ 11.12%
BTC$81,118.64▲ 6.02%
ETH$2,633.41▲ 7.45%
BNB$763.78▲ 4.05%
XRP$1.4013▲ 8.19%
SOL$113.34▲ 12.01%
TRX$0.3385▲ 1.02%
HYPE$91.38▲ 10.11%
ZEC$1,489.18▲ 1.38%
DOGE$0.0881▲ 7.92%
XMR$572.85▲ 11.44%
SUI$0.8167▲ 11.12%

Chainalysis: Tingkat ketidakpatuhan pajak kripto di Prancis bisa melampaui 90%

Chainalysis: Tingkat ketidakpatuhan pajak kripto di Prancis bisa melampaui 90%

Di Prancis terdapat kesenjangan besar antara aktivitas kripto yang berpotensi dikenai pajak dan jumlah yang benar-benar dilaporkan. Chainalysis menyatakan, berdasarkan kasus di negara lain, tingkat ketidakpatuhan pajak tersebut bisa melampaui 90%.

Menurut Chainalysis, aktivitas kripto yang berpotensi dikenai pajak di Prancis diperkirakan mencapai US$9,4 miliar pada 2025. Dari jumlah tersebut, US$2,5 miliar berasal dari keuntungan modal, US$1,7 miliar dari pendapatan seperti penambangan dan staking, serta US$5,2 miliar dari pembayaran kripto.

Data otoritas pajak Prancis menunjukkan bahwa 24.000 wajib pajak melaporkan keuntungan bersih dari kripto atas pendapatan tahun 2024, dengan total €368 juta. Pada tahun sebelumnya, sekitar 7.700 orang melaporkan total €150,8 juta.

François Volpoët, kepala Chainalysis Prancis, menjelaskan bahwa pengalaman negara lain menunjukkan tingkat ketidakpatuhan pajak terkait kripto bisa melampaui 90%. Chainalysis juga memperkirakan aktivitas on-chain global yang berpotensi dikenai pajak mencapai lebih dari US$457 miliar pada 2025, dan menganalisis bahwa aktivitas yang tercakup CARF menyumbang sekitar 14%.

Sumber

Scroll to Top