BTC$81,192.02▲ 6.10%
ETH$2,635.63▲ 7.52%
BNB$764.69▲ 4.12%
XRP$1.4029▲ 8.14%
SOL$113.63▲ 12.32%
TRX$0.3385▲ 0.98%
HYPE$91.87▲ 10.31%
ZEC$1,506.42▲ 1.88%
DOGE$0.0884▲ 8.11%
XMR$569.48▲ 10.78%
SUI$0.8147▲ 10.69%
BTC$81,192.02▲ 6.10%
ETH$2,635.63▲ 7.52%
BNB$764.69▲ 4.12%
XRP$1.4029▲ 8.14%
SOL$113.63▲ 12.32%
TRX$0.3385▲ 0.98%
HYPE$91.87▲ 10.31%
ZEC$1,506.42▲ 1.88%
DOGE$0.0884▲ 8.11%
XMR$569.48▲ 10.78%
SUI$0.8147▲ 10.69%

CEO Tether: “Bertaruh pada perluasan jaringan dolar… aktif membeli Bitcoin dan emas”

CEO Tether: “Bertaruh pada perluasan jaringan dolar… aktif membeli Bitcoin dan emas”

CEO Tether Paolo Ardoino mengatakan bahwa perusahaan berpartisipasi dalam perluasan jaringan dolar melalui USDT dan obligasi pemerintah AS, sekaligus membeli Bitcoin dan emas untuk menghadapi risiko penurunan nilai mata uang fiat.

Dalam wawancara dengan The Wolf Of All Streets yang dipublikasikan pada 31 Agustus, Ardoino menjelaskan bahwa Tether menginvestasikan dana yang diperoleh melalui operasinya ke Bitcoin, emas, dan aset lainnya. Ia menyebut Bitcoin sebagai “induk dari semua aset digital” dan menilainya sebagai sarana lindung nilai terhadap inflasi.

Ia mengatakan bahwa sebagian besar pengambil keputusan utama di dunia berusia di atas 60 tahun dan Bitcoin belum memiliki tingkat pengenalan serta pemahaman yang telah terakumulasi selama waktu panjang seperti emas. Oleh karena itu, jelasnya, para pengambil keputusan yang lebih tua lebih memilih emas sebagai aset utama untuk menghadapi krisis keuangan, sementara bank sentral juga meningkatkan kepemilikan emas mereka.

Ardoino menambahkan bahwa Bitcoin lebih mudah dipahami oleh generasi muda dan bahwa pergantian generasi, disertai perbaikan pendidikan serta infrastruktur, diperlukan agar Bitcoin dapat diterima secara lebih luas.

Sumber

Scroll to Top